PT Telkom Indonesia mencatat kinerja positif pada Semester I 2026 dengan pendapatan mencapai Rp75,9 triliun dan laba bersih sebesar Rp10,6 triliun. Angka ini menunjukkan perbaikan kinerja yang ditopang oleh beberapa pilar bisnis perusahaan.
Perbaikan hasil usaha sebagian besar didukung oleh pemulihan bisnis mobile serta penguatan layanan dan infrastruktur digital. Transformasi korporasi melalui strategi TLKM 30 juga disebut berperan dalam menopang performa keuangan Telkom pada periode tersebut.
Sumber laporan kinerja ini tercatat pada publikasi Koran Jakarta tanggal 1 Agustus 2026.
Kinerja Keuangan Semester I 2026
Pada paruh pertama 2026, Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp75,9 triliun dan laba bersih Rp10,6 triliun. Perolehan laba tersebut mencerminkan pemulihan aktivitas bisnis yang berkontribusi pada peningkatan profitabilitas perusahaan.
Pemulihan Bisnis Mobile
Salah satu pendorong utama kinerja Telkom adalah pemulihan segmen mobile. Aktivitas pada lini bisnis ini kembali menunjukkan tanda-tanda perbaikan, sehingga membantu menahan tekanan terhadap pendapatan keseluruhan.
Peran Infrastruktur Digital
Infrastruktur digital menjadi pilar lain yang menopang pendapatan Telkom. Penguatan layanan digital dan investasi pada infrastruktur dinilai berkontribusi pada stabilitas dan pertumbuhan bisnis inti perusahaan.
Transformasi melalui Strategi TLKM 30
Transformasi korporasi dengan strategi TLKM 30 turut disebut sebagai faktor pendukung hasil Semester I 2026. Strategi tersebut dijalankan sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat posisi bisnis di era digital.
Telkom menutup paruh pertama 2026 dengan catatan keuangan yang menggambarkan kombinasi pemulihan segmen mobile, penguatan infrastruktur digital, dan upaya transformasi perusahaan. Perkembangan selanjutnya akan tetap menjadi fokus pemangku kepentingan seiring perjalanan strategi jangka menengah Telkom.
Sumber: Koran Jakarta ®
