Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyatakan bahwa kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada KTT BRICS 2026 memiliki tujuan yang jelas. Pernyataan itu disampaikan oleh Qodari pada Selasa (15/9).
Menurut Qodari, partisipasi Indonesia dalam forum BRICS membuka peluang memperoleh akses ke jejaring ekonomi yang luas dan beragam. Hal ini disebut sebagai salah satu alasan utama kehadiran presiden pada pertemuan internasional tersebut.
Tujuan kehadiran Presiden di KTT BRICS
Qodari menegaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke KTT BRICS bukan sekadar kehadiran simbolis, melainkan bertujuan membuka akses jaringan ekonomi bagi Indonesia melalui forum multilateral tersebut.
Potensi akses jejaring ekonomi
Menurut pernyataan Qodari, forum BRICS dapat menjadi wadah bagi Indonesia untuk terhubung dengan jaringan ekonomi yang lebih besar dan beragam, sehingga membuka kesempatan kerja sama dan hubungan ekonomi baru.
Peran Bakom RI dalam komunikasi publik
Sebagai Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari menyampaikan penjelasan terkait tujuan pemerintahan dalam mengikuti KTT BRICS, sekaligus memberikan konteks publik mengenai manfaat yang diharapkan dari kehadiran delegasi Indonesia.
Pandangan pemerintah tentang forum multilateral
Pernyataan Qodari mencerminkan strategi pemerintah dalam memanfaatkan forum internasional untuk memperluas akses ekonomi dan jejaring kerja sama yang dinilai penting bagi kepentingan nasional.
Laporan ini berdasarkan keterangan yang disampaikan Muhammad Qodari dan dilaporkan oleh Antara News (Cahya Sari/Rayyan/Suwanti).
Sumber: Antara News
