Rocky Gerung: Intervensi Aman, Kapitalisme adalah Kerakusan

Rocky Gerung menyatakan bahwa intervensi negara dalam perekonomian tidak serta-merta membahayakan mekanisme pasar. Pernyataan ini disampaikan sebagai bagian dari penjelasan mengenai peran negara dalam ekonomi Indonesia.

Selain menyinggung peran negara, Rocky juga mengkritik kapitalisme yang menurutnya menunjukkan sifat kerakusan. Ulasan ini menggarisbawahi perbedaan antara kebijakan publik yang bersifat intervensi dan dinamika kapitalisme yang lebih berorientasi pada keuntungan.

Pandangan Rocky Gerung tentang peran negara

Rocky Gerung menyoroti bahwa negara memiliki posisi dalam tata ekonomi yang tidak dapat diabaikan. Menurutnya, keterlibatan pemerintah bukan sekadar campur tangan tetapi merupakan bagian dari fungsi pemerintahan dalam mengatur aspek-aspek ekonomi.

Intervensi pasar: bukan ancaman mutlak

Dalam penjelasannya, Rocky menilai intervensi tidak otomatis berbahaya bagi pasar. Dia menempatkan tindakan negara sebagai unsur yang bisa eksis berdampingan dengan mekanisme pasar, tanpa langsung mengganggu struktur ekonomi secara keseluruhan.

Kritik terhadap kapitalisme sebagai kerakusan

Rocky memberi kritik tajam terhadap kapitalisme, yang ia gambarkan sebagai bentuk kerakusan. Pernyataan itu menegaskan pandangannya bahwa orientasi keuntungan ekstrem pada sistem kapitalis dapat menimbulkan masalah etis dan sosial.

Implikasi untuk perdebatan kebijakan

Pandangan Rocky membuka ruang diskusi tentang batas dan tujuan intervensi negara serta bagaimana masyarakat memandang kapitalisme. Pernyataannya mendorong telaah ulang mengenai peran kebijakan publik dalam mengatur keseimbangan antara kepentingan publik dan dorongan pasar.

Pernyataan ini dilaporkan oleh Jawa Pos pada 4 September 2026 dan menjadi bagian dari perbincangan lebih luas tentang peran negara dan sifat kapitalisme dalam konteks ekonomi Indonesia.

Sumber: Jawapos