Republika Online, Jakarta — Deputi Gubernur Senior sekaligus calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menyatakan akan mengarahkan kebijakan bank sentral lebih mendukung pertumbuhan ekonomi apabila dipercaya memimpin BI.
Pernyataan itu disampaikan Destry dalam konteks pencalonannya sebagai gubernur BI. Ia menegaskan prioritas pada kebijakan yang mempertimbangkan kebutuhan pemulihan dan penguatan ekonomi nasional.
Janji Kebijakan Pro-Pertumbuhan
Destry menjanjikan pendekatan kebijakan yang memberi ruang lebih besar untuk mendukung aktivitas ekonomi. Pernyataan tersebut menekankan bahwa kebijakan moneter akan diarahkan untuk menyeimbangkan stabilitas harga dengan akselerasi pertumbuhan, apabila ia mendapatkan amanah memimpin bank sentral.
Peran Sebagai Deputi Gubernur Senior
Sebagai Deputi Gubernur Senior, Destry sudah berada dalam jajaran pimpinan BI. Posisi ini menjadi latar bagi tawaran kebijakan yang ia ungkapkan, sekaligus menunjukkan pengalaman yang menjadi landasan pencalonannya.
Dampak Potensial pada Kebijakan Moneter
Jika janji tersebut direalisasikan, kebijakan moneter BI berpotensi menampilkan prioritas yang lebih kuat terhadap pemulihan pertumbuhan ekonomi. Hal ini akan melibatkan keseimbangan antara upaya menjaga stabilitas makro dan memberi dukungan terhadap kegiatan ekonomi secara lebih proaktif.
Respon dan Langkah Ke Depan
Pernyataan Destry muncul di tengah proses pencalonan untuk posisi gubernur BI. Ke depan, realisasi janji kebijakan akan bergantung pada mandat resmi dan konteks ekonomi saat pelaksanaan kebijakan.
Pernyataan ini dilaporkan oleh Republika pada 26 Agustus 2026, menggarisbawahi komitmen yang diutarakan Destry jika dipercaya memimpin Bank Indonesia. Kejelasan kebijakan nantinya akan terlihat setelah proses seleksi dan kebijakan resmi yang ditetapkan oleh otoritas terkait.
Sumber: Republika Online
