Dron Lebih Efektif Cegah Penyeludupan di Sungai Golok

Kota Bharu, 14 Juni 2026 — Polis Marin menilai penggunaan dron kini dinilai lebih efektif untuk mengekang kegiatan penyeludupan di sepanjang Sungai Golok. Laporan My Metro menyebut teknologi ini lebih unggul dibandingkan rondaan bot konvensional.

Menurut pemberitaan, kondisi Sungai Golok yang relatif sempit menjadi faktor utama yang membatasi efektivitas patroli perahu, sehingga aparat melihat penggunaan dron sebagai alternatif yang lebih sesuai untuk pengawasan.

Polis Marin dan penerapan teknologi

Dalam laporan disebutkan bahwa pihak berwenang menilai dron memberikan keuntungan operasional dibandingkan rondaan bot di perairan sempit seperti Sungai Golok. Penilaian ini disampaikan sehubungan dengan upaya mengekang aktivitas penyeludupan di kawasan tersebut.

Kendala rondaan perahu di Sungai Golok

Sungai Golok yang sempit disebut membatasi gerak dan cakupan rondaan bot, sehingga efektivitas pengawasan dengan metode tradisional menjadi lebih terbatas menurut laporan My Metro.

Sumber laporan

Informasi terkait penilaian efektivitas penggunaan dron itu dilaporkan oleh My Metro. Laporan menyebut perbandingan antara teknologi dron dan rondaan bot dilakukan dalam konteks kondisi geografis Sungai Golok.

Polis Marin terus menyesuaikan metode pengawasan sesuai kondisi lapangan untuk memperkuat upaya mengekang penyeludupan di wilayah perairan tersebut.

Sumber: My Metro