Serangan kelompok Houthi kembali terjadi di kota Marib, Yaman. Insiden ini dilaporkan pada 8 Agustus 2026 dan memicu kekhawatiran atas potensi eskalasi konflik di wilayah tersebut.
Kantor berita pemerintah Yaman, SABA, yang mengutip otoritas setempat, menyatakan sedikitnya dua orang tewas dan 14 lainnya luka-luka akibat serangan tersebut. Laporan tersebut menjadi rujukan utama untuk angka korban yang beredar ke publik.
PBB menyampaikan peringatan bahwa situasi di Yaman berada di ambang konflik yang lebih luas, menggarisbawahi kekhawatiran internasional terhadap perkembangan di lapangan.
Serangan di Marib
Marib kembali menjadi lokasi serangan oleh kelompok Houthi. Peristiwa ini menambah catatan ketegangan yang terus berlangsung di kawasan tersebut dan menjadi fokus laporan media serta lembaga internasional.
Korban dan laporan resmi
Menurut SABA yang mengutip otoritas setempat, korban mencapai sedikitnya dua orang tewas dan 14 luka-luka. Angka ini disampaikan sebagai informasi awal tentang dampak langsung serangan terhadap warga.
Peringatan PBB
PBB mengeluarkan peringatan terkait kondisi di Yaman, menyatakan bahwa negara itu berpotensi meluas ke konflik yang lebih besar. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran komunitas internasional terhadap konsekuensi dari serangkaian serangan seperti yang terjadi di Marib.
Implikasi bagi situasi kemanusiaan
Peringatan PBB dan laporan korban dari SABA menyoroti sisi kemanusiaan dari bentrokan yang berlangsung. Data resmi tentang korban yang dirilis menjadi dasar pemantauan situasi oleh pihak internasional.
Perkembangan lebih lanjut masih akan dipantau dari laporan resmi dan pernyataan pihak terkait.
Sumber: Kontan Co Id
