Mensesneg: Koordinasi K/L Kunci Jaga Kinerja Ekonomi

Mensesneg menekankan pentingnya koordinasi antar kementerian dan lembaga untuk menjaga kinerja ekonomi Indonesia. Pernyataan ini menyoroti perlunya sinergi kebijakan dalam menghadapi kondisi global yang dinamis.

Menurut keterangan yang dilaporkan Bisnis.com pada 29 Juni 2026, fokus koordinasi diarahkan pada penguatan kebijakan makro dan dukungan bagi sektor riil agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di tengah perubahan geopolitik.

Perlunya sinergi antar kementerian dan lembaga

Sinergi antar K/L dianggap krusial untuk menyelaraskan kebijakan fiskal, moneter, dan regulasi sektoral. Koordinasi membantu menghindari kebijakan yang berjalan sendiri-sendiri sehingga efektivitas langkah pemerintah meningkat.

Fokus pada kebijakan makro dan sektor riil

Penekanan pada kebijakan makro mencakup upaya menjaga stabilitas makroekonomi, sementara perhatian pada sektor riil bertujuan memperkuat basis produksi dan penyerapan tenaga kerja. Keduanya saling melengkapi untuk mempertahankan kinerja ekonomi nasional.

Dinamika geopolitik dan implikasinya

Dinamika geopolitik global memunculkan ketidakpastian yang menuntut koordinasi kebijakan lebih intensif. Dalam kondisi tersebut, kebijakan yang terpadu diharapkan dapat merespons risiko eksternal tanpa mengorbankan stabilitas domestik.

Peran koordinasi dalam menjaga stabilitas ekonomi

Dengan koordinasi yang kuat antar kementerian dan lembaga, pemerintah dapat menyusun langkah-langkah kebijakan yang konsisten dan tepat sasaran. Hal ini menjadi salah satu kunci agar kinerja ekonomi tetap terjaga meskipun situasi global berubah.

Pernyataan Mensesneg yang dikutip Bisnis.com pada 29 Juni 2026 menegaskan bahwa kolaborasi antar K/L dan fokus pada kebijakan makro serta sektor riil menjadi landasan untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik.

Sumber: Bisnis.com