Delegasi Uni Eropa mengunjungi Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada 13-15 Juli 2026 untuk meninjau pelaksanaan program konservasi laut. Kunjungan itu diikuti oleh duta besar dan pejabat tinggi kedutaan besar negara-negara Eropa yang bertugas di Indonesia.
Rombongan datang untuk melihat implementasi program Marine Biodiversity and Support of Coastal Fisheries in the Coral Triangle (Dukungan Terhadap Keanekaragaman Laut dan Perikanan Pesisir di Segitiga Terumbu Karang). Program ini dijalankan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan.
## Kunjungan delegasi di lapangan
Kegiatan di Minahasa Utara berlangsung selama tiga hari sejak 13 Juli hingga 15 Juli 2026. Selain memantau lokasi program, kunjungan dimaksudkan untuk memperkuat dialog antara pihak-pihak terkait mengenai perlindungan ekosistem laut.
## Tentang program yang ditinjau
Program yang menjadi fokus kunjungan bertajuk Marine Biodiversity and Support of Coastal Fisheries in the Coral Triangle (Dukungan Terhadap Keanekaragaman Laut dan Perikanan Pesisir di Segitiga Terumbu Karang). Program ini merupakan kerja sama antara pihak internasional dengan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan.
## Upaya menjadikan konservasi sebagai pilar ekonomi biru
Salah satu tujuan kunjungan adalah mendorong konsep konservasi laut menjadi pilar ekonomi biru. Pendekatan ini menekankan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati laut sekaligus mendukung mata pencaharian masyarakat pesisir melalui pengelolaan sumber daya berkelanjutan.
## Implikasi bagi daerah dan kerja sama institusi
Kehadiran delegasi Uni Eropa menandai perhatian internasional terhadap inisiatif konservasi di wilayah Segitiga Terumbu Karang. Kerja sama dengan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan menjadi landasan operasional program yang ditinjau.
Kunjungan delegasi di Minahasa Utara diharapkan memperkuat koordinasi antara pihak-pihak terkait dalam upaya menjaga kelestarian laut sekaligus merancang strategi pemanfaatan ekonomi yang berkelanjutan.
Sumber: Rakyat Merdeka
