REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — 2026-08-22 09:00:00.
Kelompok Wanita Tani (KWT) Anjani mengembangkan usaha olahan singkong dengan memanfaatkan lahan seluas 7.800 meter persegi sebagai modal utama. Produk yang dihasilkan antara lain keripik dan tepung singkong.
Usaha tersebut terus dijalankan meski menghadapi sejumlah kendala. Untuk memperkuat kapasitas dan kesinambungan usaha, KWT Anjani menerima bantuan dari UMB.
Lahan dan produk olahan
KWT Anjani memanfaatkan lahan singkong seluas 7.800 meter persegi sebagai sumber bahan baku utama. Olahan yang dikembangkan kelompok ini difokuskan pada dua produk utama, yaitu keripik singkong dan tepung singkong.
Peran UMB dalam penguatan usaha
UMB memberikan dukungan untuk memperkuat usaha KWT Anjani. Bantuan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas kelompok dalam mengelola olahan pangan berbasis singkong.
Kendala yang dihadapi
Meski memiliki lahan dan produk olahan, KWT Anjani masih menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangan usahanya. Rincian kendala tersebut belum diuraikan secara lengkap.
Keberlanjutan usaha
Penguatan yang diberikan UMB diharapkan membantu KWT Anjani dalam mempertahankan dan mengembangkan usahanya. Kondisi usaha saat ini menunjukkan potensi pengembangan berbasis lahan singkong yang dimiliki kelompok.
KWT Anjani terus melanjutkan produksi keripik dan tepung singkong sambil menunggu langkah lanjutan untuk mengatasi hambatan yang masih ada, dengan dukungan dari pihak-pihak yang terlibat.
Sumber: Republika Online
